Winnie The Pooh Glitter
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Job Interview Question

1. A: Tell us about yourself!
    B: My name is Nurul Rahmayanti. I am 21 years old and the second of three siblings.  I graduated from one of Univerties in Depok. I took Accounting as my major. I love art, because I was born to parents who have a business in the field of art.

2. A: Why should we hire you? 
    B: I am responsible, i have enough abilities and attractive. And I believe, I can be profitable for the company.

3. A: What is the reason behind leaving your last job? 
    B: I am looking for a better job, higher salary and jobs that can make me thrive.

4. A: Why have you been unemployed  for such along time?
    B: I have yet to find a job that suits my ability.

5. A: Tell me your ability to work under pressure?
    B: I'll followed the permission from head officer,  until the limit of my ability execute.

6. A: Tell me your job experience? 
    B: I don't have job experience because I'm freshgraduate.

7. A: What are your expectations from job?
    B: I hope this job according to my ability.

8. A: Describe your management style? 
    B: I try to always coordinate with superiors and subordinates, as well as doing things in accordance with a predetermined time

9. A: Are you a team player?
    B: Yes,  i am. When i was in college, i always work together in teams and can work well.

10. A: What irritates you about co-worker? 
      B: Lack of communication with coworkers and colleagues who delay the job.

11. A: How long would you expect to work for us if hired?
      B: As long as possible,  until this company doesn't need me.

12. A: How do you see yourself 5 years from now? 
      B: I will be more successful than now, and I will improve my ability in order to get a better position if I survive more than that in this company,

13. A: Do you consider yourself successful? 
      B: For now I'm still survive for it,  but the next few years I'll achieve it

14. A: What is your weakness?
      B: Often panic with new things I encountered or a new job I got. And I am a forgetful person.

15. A: What is your strength? 
      B: Confident and I can master new things I encountered although it takes a bit of a long time and I am the type of person who does not easily give up the job that I have not completed.

16. A: What position do you prefer on team working on a project?
      B: Team leader,  because I'm confident in my ability,  I'm sure if I'm working on a project and work together in a great team,  i can give a maximum results.

17. A: How much salary do you expect? 
      B: For the first year of work, i want my salary equal to the average of minimum wage. And also it will increase with the current year and of course if according to my ability.

18. A: Are you ready to be replaced any time to other city or abroad? 
      B: For now, I am ready to be placed in any city or abroad. If later I married, I would consider it.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Job Interview

1. I’d apply for a job if i thought i covered about 60% of the requirements.
Yes, because I think that is a big chance for me.

2. I’d accept the salary offered at a job interview.
Yes, but in 6 months if my work satisfully my salary can be increased.

3. I’ always try to negotiate my salary at a job interview.
No, because i’m firstgraduate.

4. I’d lie at a job interview for example about my skill or job experience.
No, if we can manipulate the skill and experience that we have and the company asked us to show it would be very embarassing.

5. If i am going to succceed and be promoted, someone else will have to lose.
Yes, it is all a competition. And a chance to success does not come twice.

6. At a job interview, I’d ask : “what can your company do for my career?”
No, because if we apply a job to big company, the company will provide manybenefits to our career.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Simple Present and Simple Past

Simple Present
1.      (+) She is my Mother.
(-)  She is not my Mother.
(?)  Is she my Mother?

2.      (+) Maya and Santi go to library everyweek.
(-)  Maya and Santi doesn’t go to library everyweek.
(?)  Does Maya and Santi go to library everyweek?

3.      (+) Mirna takes your pen.
(-)  Mirna don’t take your pen.
(?)  Do mirna take your pen?

4.      (+) He forget to bring my pen.
(-)  He doesn’t forget to bring my pen.
(?)  Does he forget to bring my pen?

Simple Past
1.      (+)       Faizah gave me bag last week.
(-)        Faizah didn’t give me bag last week.
(?)        Did Faizah give me bag last week?

2.      (+)       He was a polite boy.
(-)        He was not a polite boy.
(?)       Was he a polite boy?

3.      (+)      We bought milk last night.
(-)       We did not buy milk last night.
(?)        Did we buy milk last night?

4.      (+)       He drove my car very fast.
(-)        He did not drive my car very fast.

(?)        Did he drive my car very fast?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Example Of The Letter

Bogor, 9th September 2016
Number           : 019/-/IX/16
It                      : Meeting Invitation
Attechment      : -


To:
Mr. Syamil Afjan
General Manager
PT. Waskita
In place of

Dear sir,
We are Podomoro Land Company, on this occasion intend to introduce ourselves as a construction company to cooperate with your construction companies in building residences with Go Green concept.
Herewith, we invite your company to attend in meeting to be held on:
Day/Date         : Monday, 19th September 2016
Time                : 09:00 to 11:00 am
Venue              : Caffe Olivia
We look forward to seeing you there,
Sincerely,
Mr. Julius Mgbonyebi

Cheif Executive Officer,
Podomoro Land Cpmpany


Link : semuacontohsurat.blogspot.co.id/2016/02/contoh-surat-resmi-dalam-bahasa-inggris.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF

PARAGRAF DEDUKTIF
Paragraf deduktif adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu memaparkan hal umum terlebih dahulu kemudian menjabarkan hal – hal khusus. Dengan kata lain paragraf ini meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama di awal paragraf.

CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF
Demam berdarah dengue masih menjadi ancaman di seluruh belahan dunia. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah korban tiap tahun. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh curah hujan yang sangat tinggi terutama di daerah Asia Timur dan Asia Selatan. Jumlah penderitanya setiap tahun selalu mengalami peningkatan dan 95% penderitanya adalah anak-anak di bawah 15 tahun.
Keterangan: Kalimat utama terletak pada awal paragraf.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF BESERTA CONTOHNYA

1.      Kesepadanan
-          Kesepadanan dalam kalimat efektif bisa dilihat dari keseimbangan atau kesamaan antar struktur bahasa yang digunakan dan gagasan yang ingin disampaikan.
-          Memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.
Contoh :
a.       Ratna adalah anak yang pemalas dan Retno adalah anak yang rajin. (Tidak Efektif)
b.      Ratna adalah anak yang pemalas sedangkan Retno adalah anak yang rajin. (Efektif)
2.      Kesejajaran
Kalimat efektif memiliki kesamaan bentuk kata yang digunakan di dalam kalimat. Dengan kata lain, jika bentuk kata pertama adalah nomina, maka bentuk kedua, ketiga dan keempat, dan seterusnya juga menggunakan nomina.
Contoh :
a.       Tugas seorang murid adalah mempelajari, berkarya, dan prestasi. (Tdak Efektif)
b.      Tugas seorang murid adalah belajar, berkarya, dan berprestasi. (Efektif)
3.      Ketegasan
-          Efektivitas suatu kalimat dapat diperoleh dengan cara memberikan penekanan pada unsure-unsur yang di anggap penting. Agar menjadi efektif, kata yang dianggap penting lebih ditonjolkan dari pada kata lainnya.
Contoh :
a.       Harapan mahar adalah agar tugas perkuliahannya dapat diseleaikan secepatnya.(Tidak Efektif)
b.      Mahar berharap dapat menyelesaikan tugas perkulihannya secepatnya. (Efektif)
-          Menggunakan partikel; penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh :
a.       Kami turut dalam kegiatan itu. (Tidak Efektif)
b.      Kami pun turut dalam kegiatan itu. (Efektif)
4.      Kehematan
Kalimat efektif yang menggunakan kata-kata efisien, tidak berlebihan, dan setiap kata yang digunakan memiliki fungsi yang jelas.
Contoh :
a.       Para pegawai bekerja dengan produktif karena mereka harus memenuhi target. (Tidak Efektif)
b.      Para pegawai bekerja dengan produktif karena harus memenuhi target. (Efektif)
5.      Kecermatan
Kecermatan penalaran pada kalimat efektif maksudnya adalah kalimat tersebut tidak menimbulkan ambiguitas atau memiliki makna yang ganda. Ambiguitas sendiri timbul akibat dari ketidaktepatan dalam hal pemilihan kata, ketidak jelasan unsur kalimat, dan lain-lain.
Contoh :
a.       Para siswa baru mengikuti kegitan porseni di sekolah. (Tidak Efektif)
b.      Para siswa, baru saja mengikuti porseni disekolah. (Efektif)
6.      Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan timbale balik yang jelas anar unsure-unsur pembentuk kalimat. Kepaduan dalam kalimat efektif dapat kita lihat dari keseimbangan antar struktur bahasa yang digunakan dan gagasan yang ingin di sampaikan.
Contoh :
a.       Penyayi terkenal itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya. (Tidak Efektif)
b.      Penyayi terkenal itu sedang menceritakan pengalaman masa kecilnya. (Efektif)
7.      Kelogisan
Suatu kalimat di anggap logis jikamengandung makna yang dapat diterima oleh akal sehat. Dengan kata lain, kalimat tersebut memiliki makna yang sesuai dengan kaidah-kaidah nalar secara umum.
Contoh :
a.       Paman mengajar matematika dikelas kami. (Tidak Efektif)
b.      Paman mengajarkan matematika dikelas kami. (Efektif) 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian dan Contoh Macam-Macam Ragam Bahasa

Pengertian Ragam Bahasa

Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).

Ragam Bahasa Berdasarkan Media

1.      Ragam Lisan
Ragam bahasa lisan adalah suatu ragam bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap (organ of speech). Dalam ragam bahasa lisan ini, kita harus memperhatikan beberapa hal seperti tata bahasa, kosakata, dan lafal dalam pengucapannya. Karena dengan memperhatikan hal-hal tersebut, pembicara dapat mengatur tinggi rendah suara atau tekanan yang dikeluarkan, mimik/ekspresi muka yang ditunjukkan, serta gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide dari sang pembicara.

Ciri-ciri ragam lisan:
a.       Memerlukan orang kedua/teman bicara;
b.      situasi, kondisi, ruang & waktu;
c.       Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh;
d.      Berlangsung cepat;
e.       Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
f.       Kesalahan dapat langsung dikoreksi;
g.      dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi.
Contoh dari ragam bahasa lisan antara lain meliputi: Ragam bahasa cakapan, ragam bahasa pidato, ragam bahasa kuliah, serta ragam bahasa panggung. Contoh penggunaan ragam lisan adalah ‘Sudah saya baca buku itu.’

2.      Ragam Bahasa Tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
Ciri-ciri ragam tulis :
a.       Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
b.      Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu.
c.       Harus memperhatikan unsur gramatikal;
d.      Berlangsung lambat;
e.       Selalu memakai alat bantu;
f.       Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
g.   Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
Contoh dari ragam bahasa tulis adalah surat, karya ilmiah, surat kabar, dll. Dalam ragam bahsa tulis perlu memperhatikan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Terutama dalam pembuatan karya-karya ilmiah. Contoh penggunaan ragam tulis adalah ’Saya sudah membaca buku itu.’

Ragam Bahasa Berdasarkan Situasi
1.      Ragam Resmi
Ragam Resmi (formal) yakni penggunaaan bahasa dalam situasi resmi. Dalam situasi resmi (formal) ini bahasa yang digunakan seperti dalam jurnal ilmiah, Karya tulis ilmiah,surta resmi, pidato resmi, dan lain-lain semua bentuk komunikasi tersebut harus sesuai dengan EYD.
Ciri-ciri ragam resmi:
a.       Digunakan dalam situasi resmi
b.      Nada bicara yang cenderung datar
c.       Kalimat yang digunakan kalimat lengkap
Contoh penggunaan bahasa situasi resmi atau ragam resmi adalah ‘saya sudah selesai menyeleaikan pekerjaan rumah tersebut.’
2.      Ragam Tak Resmi
Ragam tak resmi (informal)  yakni penggunaan bahasa dlam situasi tidak resmi. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam situasi tak resmi seperti dalam pembicaraan antara penjual dan pembeli dipasa, berbicara dengan orang disekitar lingkungan, dan berbicara dengan teman sebaya. Itu merupakan komunikasi yang tidak harus sesuai dengan EYD.
Ciri-ciri dalam ragam tak resmi:
a.       Digunakan dalam situasi tak resmi
b.      Sering menggunakan kalimat-kalimat yang tidak lengkap.
Contoh penggunaan bahasa dalam situasi tak resmi atau ragam tak sermi adalah ‘pr itu sudah aku selesaikan.’
3.      Ragam Bahasa Akrab
Penggunaan kalimat-kalimat pendek merupakan ciri ragam bahasa akrab. Kalimat-kalimat pendek ini menjadi bermakna karena didukung oleh bahasa nonverbal seperti anggukan kepala , gerakan kaki dan tangan tangan,atau ekspresi wajah.
Contoh ragam bahasa akrab biasanya ditemui dalam penulisan pesan singkat di ponsel ataupun media sosial.
4.      Ragam Bahasa Konsultasi
Ketika kita mengunjunggi seorang dokter, ragam bahasa yang kita gunakan adalah ragam bahasa resmi. Namun, dengan berjalannya waktu terjadi alih kode. Bukan bahasa resmi yang digunakan, melainkan bahasa santai. Itulah ragam bahasa konsultasi.
Contoh ragam bahasa konsulatisi biasa digunakan oleh jurnalis, psikiater, karyawan di bidang marketing dan orang yang bekerja sebagai konsultan.

Sumber :
Modul Bahasa Indonesia tentang Ragam Bahasa oleh Tri Wahyu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS