Winnie The Pooh Glitter
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Simple Present and Simple Past

Simple Present
1.      (+) She is my Mother.
(-)  She is not my Mother.
(?)  Is she my Mother?

2.      (+) Maya and Santi go to library everyweek.
(-)  Maya and Santi doesn’t go to library everyweek.
(?)  Does Maya and Santi go to library everyweek?

3.      (+) Mirna takes your pen.
(-)  Mirna don’t take your pen.
(?)  Do mirna take your pen?

4.      (+) He forget to bring my pen.
(-)  He doesn’t forget to bring my pen.
(?)  Does he forget to bring my pen?

Simple Past
1.      (+)       Faizah gave me bag last week.
(-)        Faizah didn’t give me bag last week.
(?)        Did Faizah give me bag last week?

2.      (+)       He was a polite boy.
(-)        He was not a polite boy.
(?)       Was he a polite boy?

3.      (+)      We bought milk last night.
(-)       We did not buy milk last night.
(?)        Did we buy milk last night?

4.      (+)       He drove my car very fast.
(-)        He did not drive my car very fast.

(?)        Did he drive my car very fast?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Example Of The Letter

Bogor, 9th September 2016
Number           : 019/-/IX/16
It                      : Meeting Invitation
Attechment      : -


To:
Mr. Syamil Afjan
General Manager
PT. Waskita
In place of

Dear sir,
We are Podomoro Land Company, on this occasion intend to introduce ourselves as a construction company to cooperate with your construction companies in building residences with Go Green concept.
Herewith, we invite your company to attend in meeting to be held on:
Day/Date         : Monday, 19th September 2016
Time                : 09:00 to 11:00 am
Venue              : Caffe Olivia
We look forward to seeing you there,
Sincerely,
Mr. Julius Mgbonyebi

Cheif Executive Officer,
Podomoro Land Cpmpany


Link : semuacontohsurat.blogspot.co.id/2016/02/contoh-surat-resmi-dalam-bahasa-inggris.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF

PARAGRAF DEDUKTIF
Paragraf deduktif adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu memaparkan hal umum terlebih dahulu kemudian menjabarkan hal – hal khusus. Dengan kata lain paragraf ini meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama di awal paragraf.

CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF
Demam berdarah dengue masih menjadi ancaman di seluruh belahan dunia. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah korban tiap tahun. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh curah hujan yang sangat tinggi terutama di daerah Asia Timur dan Asia Selatan. Jumlah penderitanya setiap tahun selalu mengalami peningkatan dan 95% penderitanya adalah anak-anak di bawah 15 tahun.
Keterangan: Kalimat utama terletak pada awal paragraf.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF BESERTA CONTOHNYA

1.      Kesepadanan
-          Kesepadanan dalam kalimat efektif bisa dilihat dari keseimbangan atau kesamaan antar struktur bahasa yang digunakan dan gagasan yang ingin disampaikan.
-          Memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.
Contoh :
a.       Ratna adalah anak yang pemalas dan Retno adalah anak yang rajin. (Tidak Efektif)
b.      Ratna adalah anak yang pemalas sedangkan Retno adalah anak yang rajin. (Efektif)
2.      Kesejajaran
Kalimat efektif memiliki kesamaan bentuk kata yang digunakan di dalam kalimat. Dengan kata lain, jika bentuk kata pertama adalah nomina, maka bentuk kedua, ketiga dan keempat, dan seterusnya juga menggunakan nomina.
Contoh :
a.       Tugas seorang murid adalah mempelajari, berkarya, dan prestasi. (Tdak Efektif)
b.      Tugas seorang murid adalah belajar, berkarya, dan berprestasi. (Efektif)
3.      Ketegasan
-          Efektivitas suatu kalimat dapat diperoleh dengan cara memberikan penekanan pada unsure-unsur yang di anggap penting. Agar menjadi efektif, kata yang dianggap penting lebih ditonjolkan dari pada kata lainnya.
Contoh :
a.       Harapan mahar adalah agar tugas perkuliahannya dapat diseleaikan secepatnya.(Tidak Efektif)
b.      Mahar berharap dapat menyelesaikan tugas perkulihannya secepatnya. (Efektif)
-          Menggunakan partikel; penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh :
a.       Kami turut dalam kegiatan itu. (Tidak Efektif)
b.      Kami pun turut dalam kegiatan itu. (Efektif)
4.      Kehematan
Kalimat efektif yang menggunakan kata-kata efisien, tidak berlebihan, dan setiap kata yang digunakan memiliki fungsi yang jelas.
Contoh :
a.       Para pegawai bekerja dengan produktif karena mereka harus memenuhi target. (Tidak Efektif)
b.      Para pegawai bekerja dengan produktif karena harus memenuhi target. (Efektif)
5.      Kecermatan
Kecermatan penalaran pada kalimat efektif maksudnya adalah kalimat tersebut tidak menimbulkan ambiguitas atau memiliki makna yang ganda. Ambiguitas sendiri timbul akibat dari ketidaktepatan dalam hal pemilihan kata, ketidak jelasan unsur kalimat, dan lain-lain.
Contoh :
a.       Para siswa baru mengikuti kegitan porseni di sekolah. (Tidak Efektif)
b.      Para siswa, baru saja mengikuti porseni disekolah. (Efektif)
6.      Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan timbale balik yang jelas anar unsure-unsur pembentuk kalimat. Kepaduan dalam kalimat efektif dapat kita lihat dari keseimbangan antar struktur bahasa yang digunakan dan gagasan yang ingin di sampaikan.
Contoh :
a.       Penyayi terkenal itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya. (Tidak Efektif)
b.      Penyayi terkenal itu sedang menceritakan pengalaman masa kecilnya. (Efektif)
7.      Kelogisan
Suatu kalimat di anggap logis jikamengandung makna yang dapat diterima oleh akal sehat. Dengan kata lain, kalimat tersebut memiliki makna yang sesuai dengan kaidah-kaidah nalar secara umum.
Contoh :
a.       Paman mengajar matematika dikelas kami. (Tidak Efektif)
b.      Paman mengajarkan matematika dikelas kami. (Efektif) 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian dan Contoh Macam-Macam Ragam Bahasa

Pengertian Ragam Bahasa

Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).

Ragam Bahasa Berdasarkan Media

1.      Ragam Lisan
Ragam bahasa lisan adalah suatu ragam bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap (organ of speech). Dalam ragam bahasa lisan ini, kita harus memperhatikan beberapa hal seperti tata bahasa, kosakata, dan lafal dalam pengucapannya. Karena dengan memperhatikan hal-hal tersebut, pembicara dapat mengatur tinggi rendah suara atau tekanan yang dikeluarkan, mimik/ekspresi muka yang ditunjukkan, serta gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide dari sang pembicara.

Ciri-ciri ragam lisan:
a.       Memerlukan orang kedua/teman bicara;
b.      situasi, kondisi, ruang & waktu;
c.       Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh;
d.      Berlangsung cepat;
e.       Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
f.       Kesalahan dapat langsung dikoreksi;
g.      dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi.
Contoh dari ragam bahasa lisan antara lain meliputi: Ragam bahasa cakapan, ragam bahasa pidato, ragam bahasa kuliah, serta ragam bahasa panggung. Contoh penggunaan ragam lisan adalah ‘Sudah saya baca buku itu.’

2.      Ragam Bahasa Tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
Ciri-ciri ragam tulis :
a.       Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
b.      Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu.
c.       Harus memperhatikan unsur gramatikal;
d.      Berlangsung lambat;
e.       Selalu memakai alat bantu;
f.       Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
g.   Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
Contoh dari ragam bahasa tulis adalah surat, karya ilmiah, surat kabar, dll. Dalam ragam bahsa tulis perlu memperhatikan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Terutama dalam pembuatan karya-karya ilmiah. Contoh penggunaan ragam tulis adalah ’Saya sudah membaca buku itu.’

Ragam Bahasa Berdasarkan Situasi
1.      Ragam Resmi
Ragam Resmi (formal) yakni penggunaaan bahasa dalam situasi resmi. Dalam situasi resmi (formal) ini bahasa yang digunakan seperti dalam jurnal ilmiah, Karya tulis ilmiah,surta resmi, pidato resmi, dan lain-lain semua bentuk komunikasi tersebut harus sesuai dengan EYD.
Ciri-ciri ragam resmi:
a.       Digunakan dalam situasi resmi
b.      Nada bicara yang cenderung datar
c.       Kalimat yang digunakan kalimat lengkap
Contoh penggunaan bahasa situasi resmi atau ragam resmi adalah ‘saya sudah selesai menyeleaikan pekerjaan rumah tersebut.’
2.      Ragam Tak Resmi
Ragam tak resmi (informal)  yakni penggunaan bahasa dlam situasi tidak resmi. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam situasi tak resmi seperti dalam pembicaraan antara penjual dan pembeli dipasa, berbicara dengan orang disekitar lingkungan, dan berbicara dengan teman sebaya. Itu merupakan komunikasi yang tidak harus sesuai dengan EYD.
Ciri-ciri dalam ragam tak resmi:
a.       Digunakan dalam situasi tak resmi
b.      Sering menggunakan kalimat-kalimat yang tidak lengkap.
Contoh penggunaan bahasa dalam situasi tak resmi atau ragam tak sermi adalah ‘pr itu sudah aku selesaikan.’
3.      Ragam Bahasa Akrab
Penggunaan kalimat-kalimat pendek merupakan ciri ragam bahasa akrab. Kalimat-kalimat pendek ini menjadi bermakna karena didukung oleh bahasa nonverbal seperti anggukan kepala , gerakan kaki dan tangan tangan,atau ekspresi wajah.
Contoh ragam bahasa akrab biasanya ditemui dalam penulisan pesan singkat di ponsel ataupun media sosial.
4.      Ragam Bahasa Konsultasi
Ketika kita mengunjunggi seorang dokter, ragam bahasa yang kita gunakan adalah ragam bahasa resmi. Namun, dengan berjalannya waktu terjadi alih kode. Bukan bahasa resmi yang digunakan, melainkan bahasa santai. Itulah ragam bahasa konsultasi.
Contoh ragam bahasa konsulatisi biasa digunakan oleh jurnalis, psikiater, karyawan di bidang marketing dan orang yang bekerja sebagai konsultan.

Sumber :
Modul Bahasa Indonesia tentang Ragam Bahasa oleh Tri Wahyu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tulisan3_SS_Leasing

Pengertian Leasing
    Sewa Guna Usaha (Leasing) menurut Perpres No 9 tahun 2009 tentang lembaga pembiayaan adalah lembaga pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik sewa guna usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk di gunakan oleh penyewa guna usaha (lessee). Selama jangka waktu tertentu selama masih jangka waktu tertentu berdasarkan pembiayaan secara angsuran.

Pihak-pihak yang Terlibat Dalam Leasing
    Dalam setiap transaksi leasing di dalamnya selalu melibatkan 3 pihak utama, yaitu:
a. Lessor adalah perusahaan sewa guna usaha atau di dalam hal ini pihak yang memiliki hak kepemilikan atas barang
b. Lessee adalah peruahaan atau pihak pemakai barang yang bisa memiliki hak opsi pada akhir perjanjian
c. Supplier adalah pihak penjual barang yang disewagunausahakan.

Jenis-jenis Leasing
    Kegiatan leasing dapat diklasifikasikan menjadi 2 bentuk, yaitu :
1. Finance Lease, yaitu suatu kegiatan sewa guna yang dilakukan antara pihak lessor (pemilik barang modal) dengan pihak penyewa (lesse), dimana pihak lesse nantinya memiliki hak untuk dapat membeli barang yang disewa gunakan tersebut sesuai dengan sisa yang telah disepakati pada akhir masa kontrak. Dengan kata lain status kepemilikan barang yang dileasingkan nantinya bisa berubah pada akhir masa perjanjian kontrak. Dalam sistem ini terdapat dua jenis akad, yaitu akad sewa dan juga akad beli.

2. Operating Lease, yaitu suatu kegiatan sewa guna yang dilakukan antara pihak lessor dengan pihak lesse, dimana pihak lesse pada akhir kontrak nantinya tidak memiliki hak opsi untuk membeli barang-barang yang disewagunakan tersebut. Dengan kata lain, pihak lesse hanya mendapatkan manfaat dari barang-barang yang disewanya saja, sedangkan status kepemilikan barang tetap menjadi hak milik pihak lessor.

Manfaat Leasing
    Leasing sangat umum digunakan oleh perusahaan, baik yang kecil maupun yang besar. manfaatnya antara lain :

- Menghemat modal
(Karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk membeli mesin, dll sehingga mempercepat pengembangan perusahaan)

- Memudahkan pembiayaan proyek skala besar

- Menghemat arus kas
(Karena dana untuk modal bangunan atau peralatan merupakan sumber pengeluaran arus kas yang paling besar bagi perusahaan, dengan menggunakan leasing, kas bisa digunakan untuk hal - hal lain)

- Tidak merugikan saat terjadi inflasi
( saat inflasi terjadi , nilai riil yang ahrus dibayar akan turun sehingga jauh lebih emnguntungkan daripada harus membeli)

Contoh Perusahaan Leasing
    Perusahaan leasing yang berdiri sendiri atau independent dari supplier/ produsen.
Perusahaan dapat memperoleh barang dari berbagai supplier/produsen, Contoh :
Adira, WOM, SOF (Summit Oto Finance), FIF (Federal International Finance- Honda) CAPTIVE LESSOR Perusahaan leasing yang didirikan sendiri oleh produsen untuk membiayai penjualan produk-produknya.
Perusahaan leasing yang mempertemukan calon lessee dengan pihak lessor yang membutuhkan barang dengan cara leasing. Perusahaan ini juga dapat memberikan jasa-jasa yang dibutuhkan dalam leasing seperti pendanaan dan barang, tetap dalam fungsinya sebagai penghubung, seperti : Era, Mentari, Ray White, Columbia, Columbus.


Sumber:
http://www.academia.edu/7237483/MAKALAH_LEASING
brainly.co.id/tugas/4871583
manfaat.co.id/manfaat-leasing

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas4_SS_Pailit

Pengertian Pailit
    Kepailitan merupakan suatu proses dimana seorang debitur yang mempunyai kesulitan keuangan untuk membayar utangnya. Dinyatakan pailit oleh pengadilan (pengadilan niaga). Harta debitur dapat dibagikan kepada para kreditur sesuai dengan peraturan pemerintah.
    Dari sudutsejarah hukum, undang-undang kepailitan pada mulanya bertujuan untuk melindungi para kreditur dengan memberikan jalan yang jelas dan pasti untuk menyelesaikan utang yang tidak dapat dibayar.

Faktor Penyebab Perusahaan Mengalami Kepailitan
1. Tidak mampu menangkap kebutuhan Konsumen
Sebuah perusahaan harus mampu menangkap kebutuhan konsumen agar layanan atau produk yang diberikan diterima dipasar.
2. Terlalu fokus pada pengembangan produk
Fokus terhadap perkembangan produk merupakan hal yang baik dan harus diperhatikan. Namun, jika terlalu fokus terhadap hal tersebut akan kehilangan kepekaan terhadap apa yang terjadi diperusahaan, situasi diluar, dll.
3. Ketakutan berlebihan
Ketakutan bangkrut, ketakutan rugi, ketakutan tidak dapat melayani konsumen, ketakutan ketidakmampuan untuk mengatasi masalah, semua itu wajar asal masih dalam porsinya. Namun, apabila ketakutan itu berlebih melewati batas normal, kondisi tersebut harus diwaspadai karena akan menghambat kinerja perusahaan dan membawa kehancuran
4. Kurang mengamati pergerakan kompetitor
akan menyebabkan sebuah perusahaan kalah bersaing.
5.Harga terlalu mahal
6.Terlilit hutang
7. Ekspansi berlebihan
8. Pengeluaran tidak terkendali

Contoh perusahaan yang mengalami Pailit
    Perusahaan Eastman Kodak Corporation. Setelah Eastman Kodak Corporation tersebut dinyatakan pailit, banyak pihak yang berusaha mencari tahu penyebab dari kebangkrutan perusahaan tersebut. Menurut sejumlah pengamat, seperti dikutip laman timesofindia.com, perusahaan yang merupakan perusahaan pelopor film fotografi tersebut tidak sanggup melawan arus digital yang semakin berkembang setiap tahunnya. Tidak seperti IBM dan Xerox Corp, yang sukses menciptakan arus pendapatan baru saat bisnis mereka menurun.

    Mereka menilai kesalahan kodak membuang proyek-proyek baru terlalu cepat yang menyebarkan investasi digital terlalu luas, dan puas pada penilaian Rochester, New York, yang membutakan perusahaan untuk berinovasi pada teknologi lain. Sejak 1888, George Eastman menciptakan sebuah mesin yang menangkap gambar pada pelat kaca besar. Tak puas dengan terobosan itu, dia melanjutkan untuk mengembangkan film roll dan kemudian kamera Brownie. Selanjutnya pada 1960, Kodak mulai mempelajari potensi komputer dan membuat terobosan besar di tahun 1975, saat salah satu insinyur, Steve Sasson, menemukan kamera digital.

"Ketika (George Eastman) meninggal, ia menyisakan pengaruh pada perusahaan, yang salah satunya Kodak akan terus terikat dalam nostalgia," kata Nancy Westt, seorang profesor yang menulis sejarah Kodak dari University of Missouri. "Nostalgia memang indah, tapi itu tidak memungkinkan orang untuk bergerak maju." tandasnya.

    Selain itu, penyebab kebangkrutan Kodak karena perusahaan tersebut melewatkan peluang bisnis. Di Consumer Electronics Show di Las Vegas tahunan pekan lalu, Perez dan Kodak memperkenalkan dua kamera baru yang diyakini bisa terhubung secara nirkabel dengan printer dan posting foto ke Facebook. Namun beberapa pengulas gadget mengatakan kamera baru tidak bisa terhubung ke web tanpa membonceng pada smartphone atau koneksi Wi-Fi. Dikatakan pula bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pimpinan perusahaan gagal memulihkan keuntungan tahunan. Kas yang terus terkuras membuat Kodak kesulitan memenuhi kewajibannya terhadap karyawan dan pensiunannya.

Setelah bertahun-tahun gagal mengikuti era digital, Kodak mengajukan perlindungan pailit. Pemimpin perusahaan Kodak, Antonio Perez menyebutkan, dewan direktur dan segenap tim manajemen meyakini bahwa ini merupakan langkah penting dan tepat dilakukan, demi masa depan Kodak. Ditambahkan Perez, tujuan mendaftarkan diri bangkrut tersebut diambil untuk memaksimalkan nilai pemegang saham, termasuk para karyawan, pensiunan, dan kreditor, serta pengurus dana pensiun.

    Analis mengatakan Kodak bisa menjadi sebuah kelompok media sosial jika telah berhasil meyakinkan konsumen untuk menggunakan layanan online untuk menyimpan, berbagi, dan mengedit foto-foto mereka. Sebaliknya, Kodak berfokus terlalu banyak pada perangkat dan kalah dalam pertempuran online untuk jaringan sosial seperti Facebook.


Sumber:
http://ekbis.sindonews.com/read/1085530/39/faktor-faktor-penyebab-perusahaan-bangkrut-1455544186/2
http://tekno.liputan6.com/read/373621/penyebab-kodak-bangkrut

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas3_SS_Asuransi

Pengertian Asuransi
    Asuransi merupakan suatu perjanjian antara 2 pihak atau lebih, tertanggung dengan penanggung. Pihak penanggung bersedia menanggung sejumlah kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang timbul dimasa yang akan datang setelah tertanggung menyepakati pembayaran uang (premi) yang dikeluarkan oleh tertanggung sebagai imbalan untuk penanggung.

Pentingnya Asuransi
    Masyarakat Indonesia menyadari pentingnya Asuransi. Namun masih banyak juga masyarakat yang antipati terhadap Asuransi. Ada 4 jenis Asuransi yang wajib ada dalam perencanaan keuangan yang sehat. Selain Asuran si Jiwa, Asuransi Properti, dan Asuransi Kendaraan, ada juga Asuransi Kesehatan yang wajib ada dalam rencana keuangan.
    Asuransi Kesehatan penting bagi setiap orang, guna melindungi dirinya dan keluarganya dari risiko keuangan yang disebabkan oleh biaya medis yang tinggi. Inilah pentingnya Asuransi Kesehatan, karena tidak ada seorang pun yang bebas dari risiko sakit. Bila hal tersebut terjadi, maka Asuransi Kesehatan memungkinkan seseorang atau anggota keluarga untuk menerima perawatan medis yang diperlukan jika mengalami sakit tanpa harus mengganggu kesehatan keuangannya. Asuransi Kesehatan memberikan ketenangan pikiran dan meminimalkan risiko keuangan karena harus melakukan pembayaran besar bila mengalami sakit.





Sumber :
https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-keuangan-manajemen-keuangan/pengertian-fungsi-tujuan-asuransi/
http://www.qmfinancial.com/peranan-penting-asuransi-kesehatan/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tulisan2_SS_Produk-produk Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI
Asuransi adalah pertanggungan yakni perjanjian yang dibuat antara kedua belah pihak yaitu pihak penanggung dan tertanggung yang mengikatkan diri. Hal ini meliputi penerimaan premi asuransi, memberikan pergantian kerugian ketika tertanggung mengalami kerugian, kerusakan atau kehilangan yang bisa timbulkan karena kejadian yang tidak pasti. Selain itu, adanya pemberian suatu pembayaran uang yang berdasarkan pada meninggal atau hidupnya seseorang yang ditanggungkan.

Berdasarkan Undang-Undang Hukum Dagang Bab 9 Pasal 246
Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.”

MANFAAT ASURANSI
Setiap asuransi pasti bermanfaat, yang secara umum manfaatnya adalah :

1. Memberikan jaminan perlindungan dari risiko-risiko kerugian yang diderita satu pihak.
2. Meningkatkan efisiensi, karena tidak perlu secara khusus mengadakan pengamanan dan pengawasan untuk memberikan perlindungan yang memakan banyak tenaga, waktu dan biaya.
3. Transfer Resiko; Dengan membayar premi yang relatif kecil, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas hidup dan harta bendanya (resiko) ke perusahaan asuransi.
4. Pemerataan biaya, yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu dan tidak perlu mengganti/membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu dan tidak pasti.
5. Dasar bagi pihak bank untuk memberikan kredit karena bank memerlukan jaminan perlindungan atas agunan yang diberikan oleh peminjam uang.
6. Sebagai tabungan, karena jumlah yang dibayar kepada pihak asuransi akan dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini khusus berlaku untuk asuransi jiwa.
7. Menutup Loss of Earning Power seseorang atau badan usaha

JENIS ASURANSI

Jenis asuransi dapat diuraikan sebagai berikut:

Asuransi Kebakaran
Asuransi kebakaran ialah asuransi yang mempertanggungkan kerugian akibat kebakaran yang terjadi di daratan.Kalau suatu bangunan telah diasuransikan terhadap bencana kebakaran, maka dicantumkan dalam perjanjian.

Asuransi Pengangkutan
Asuransi pengangkutan adalah asuransi yang mempertanggungkan kemungkinan resiko terhadap pengangkutan barang.
Asuransi pengangkutan dapat dibagi menjadi:
a. Asuransi pengangkutan darat – sungai
b. Asuransi pengangkutan laut
c. Asuransi pengangkutan udara.
Asuransi jiwa
Persetujuan antara kedua pihak, yang di dalamnya tercantum pihak mana yang berjanji akan membayar premi dan pihak lain yang berjanji akan membayar sejumlah uang yang telah ditentukan jika seseorang tertanggung meninggal atau selambat-lambatnya pada waktu yang ditentukan. Asuransi jiwa adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dengan konsumen yang menyatakan bahwa perusahaan asuransi akan memberikan santunan sejumlah dana apabila konsumen meninggal dunia, atau ditanggung sampai masa tertentu. Dengan adanya asuransi jiwa ini, maka keluarga yang ditinggalkan merasa aman dari segi keuangan, walaupun ini tidak diharap-harap.
Pangsa pasar asuransi jiwa di negara kita sangat potensial. Tahun 2001 sudah ada 10,71% penduduk yang menjadi konsumen asuransi jiwa, sebagaimana diungkapkan oleh AAJI = Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.
Asuransi jiwa terdiri atas dua macam yaitu:
a. Asuransi modal, pada asuransi ini telah tercantum dalam polis bahwa bila telah tiba saatnya (meninggal/habis masa asuransi) maka ganti rugi akan dibayar sekaligus.
b. Asuransi nafkah hidup, di sini ganti rugi dibayarkan secara berkala selama yang dipertanggungkan masih hidup.

Asuransi Kredit
Mempertanggungkan kemungkinan resiko pemberian kredit kepada orang lain. Dalam hal ini asuransi hanya mengganti kerugian setinggi-tingginya 75% dari kerugian.Di negara kita pernah ada LJKK (Lembaga Jaminan Kredit Koperasi) yang memberi jaminan kepada Bank, terhadap pinjaman koperasi.

Asuransi Kecurian
Yang termasuk dalam asuransi kecurian ini harus disebutkan satu persatu barang yang diasuransikan itu. Apabila terjadi resiko, maka barang-barang tersebut akan diganti.

Asuransi Perusahaan
Pertanggungan kerugian ini menyangkut perusahaan yang dirugikan oleh suatu sebab yang dapat menghentikan/menghambat kegiatan perusahaan.Ganti kerugiannya biasanya didasarkan kepada keuntungan kotor yang terlepas karena terhentinya kegiatan perusahaan tersebut.

Asuransi mobil
Resiko yang dipertanggungkan dalam asuransi kendaraan bermotor ini antara lain: kerugian atau kerusakan kendaraan yang disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir dijalan, oleh sebab apapun juga, karena perbuatan jahat orang lain, pencurian, kebakaran, sambaran petir, juga termasuk kerugian karena adanya uru hara, dan total lost dari kendaraan.

Asuransi Pendidikan
Setelah buah hati anda beranjak membesar dan sudah waktunya untuk sekolah, anda tidak perlu lagi repot-repot sama urusan biaya pendidikan.

Asuransi Tenaga Kerja (Astek)
Asuransi tenaga kerja yaitu usaha asuransi yang dibentuk oleh pemerintah untuk menanggung resiko yang menimpa tenaga kerja diperusahaan/pabrik.Dengan jasa asuransi ini para pengusaha dan masyarakat umumnya dapat mengurangi/meringankan malapetaka.Selain itu dengan asuransi diharapkan perlindungan ekonomi, finansial dengan menyediakan fasilitas yang dapat membantu kepentingan orang banyak.

Produk Asuransi Kerugian:
Asuransi Kebakaran
Asuransi Angkutan Laut
Asuransi Kendaraan Bermotor
Asuransi Kerangka Kapal
Construction All Risk (CAR)
Property / Industrial All Risk
Asuransi Customs Bond
Asuransi Surety Bond
Asuransi Kecelakaan Diri
Asuransi Kesehatan
dan lain lain

Produk Asuransi Jiwa:
Asuransi Jiwa Murni (Whole Life Insurance)
Asuransi Jiwa Berjangka Panjang
Asuransi Jiwa Jangka Pendek (Term Insurance)

Produk Asuransi Kerugian Dalam Program Asuransi Sosial:
Asuransi Kecelakaan Diri yang dikeluarkan oleh PT Jasa Raharja
Asuransi Kesehatan dan Tabungan Hari Tua yang dikeluarkan oleh PT JAMSOSTEK

Produk Asuransi Jiwa Dalam Program Asuransi Sosial:
Program Dana Pensiun dan Tabungan Hari Tua bagi pegawai negeri dan ABRI yang diselenggarakan oleh PT. TASPEN dan PT ASABRI

www.asuransibank.com/p/pengertian-asuransi.html?m=1
www.akademiasuransi.org/2012/10/produk-asuransi.html?m=1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS