Winnie The Pooh Glitter
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Bagaimana Koperasi yang Ideal itu?

Majunya suatu koperasi pada dasarnya adalah harapan kita bersama. Terlebih pada diri yang merasa memiliki komitmen terhadap eksistensi koperasi sebagai suatu wahana memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tentu akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan keberadan koperasi. Terutama koperasi yang menjadi tempatnya berkiprah, baik sebagai pengurus, anggota maupun pembina. Termasuk dengan mengelola koperasi secara profesional dan memegang teguh idealisme koperasi dengan asas kemanfaatan bersama.
Itulah idealnya suatu koperasi dan anggota, pengurus maupun pembina koperasi. Koperasi sebagai suatu badan usaha yang berdasarkan atas asas kekeluargaan, haruslah dapat dibentuk dengan tujuan dan dikelola secara baik serta profesional. Berbagai tindakan tercela dalam membentuk atau mengelola koperasi harus dihindari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mampukah Koperasi Menjadi Sokoguru Perekonomian Rakyat

Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Makna dari istilah koperasi sebagai sokoguru perekonomian dapat diartikan bahwa koperasi sebagai pilar atau ”penyangga utama” atau ”tulang punggung” perekonomian. Dengan demikian koperasi diperankan dan difungsikan sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional. Keberadaannyapun diharapkan dapat banyak berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dana kemakmuran rakyat. Namun di era reformasi ini keberadaannya banyak dipertanyakan, bahkan seringkali ada yang mengatakan sudah tidak terlalu terdengar lagi dan apakah masih sesuai sebagai salah satu badan usaha yang berciri demokrasi dan dimiliki oleh orang per orang dalam satu kumpulan, bukannya jumlah modal yang disetor seperti badan usaha lainnya. Padahal Koperasi diharapkan menjadi soko guru perekonomian nasional.

Tampaknya pembinaan Koperasi saat ini belum banyak membawa perubahan dan masih terobsesi kepada pembinaan pola lama dengan menekankan kegiatan usaha tanpa didukung oleh SDM yang kuat dan kelembagaan yang solid, upaya pembinaan terasa setengah hati, akibatnya kegiatan Koperasi seperti samar-samar keberadaannya, tidak ada lagi Koperasi baru yang tumbuh bahkan ada Koperasi yang dulu besar semakin surut keberadaannya. Hal tersebut mungkin menjadi salah satu penyebab mengapa koperasi yang berjalan semakin samar atau tidak terlalu terdengar lagi keberadaannya. Perbedaan kualitas SDM-nya yang tidak merata antara diperkotaan dan pedesaan dimana di perkotaan lebih perdiutamakan pada Koperasi distribusi, disamping itu juga Koperasi produksi, sementara  di pedesaan pembinaannya memerlukan perlakuan khusus jika dibandingkan dengan dikota, jadi utamakan di pedesaan dikembangkan Koperasi Produksi disamping memberikan lapangan pekerjaan dapat pula mencegah urbanisasi.

Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan sukarela. Terbuka artinya anggota koperasi terbuka bagi siapa saja sesuai dengan jenis koperasinya. Sukarela artinya keanggotaan koperasi tidak atas paksaan. Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Sesuai dengan pengertian koperasi bahwa koperasi merupakan kegiatan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan. Maka tujuan utama koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Keuntungan koperasi bisa diperoleh antara lain dari laba penjualan dan jasa peminjaman. Meskipun koperasi tidak mengambil laba penjualan atau jasa peminjaman yang besar. Namun apabila koperasi berjalan dengan lancar keuntungan koperasi pun bisa menjadi besar pula. Keuntungan koperasi akan dikembalikan kembali kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.


Jadi kesimpulannya Koperasi Sebagai Sokoguru Perekonomian Indonesia berarti bahwa koperasi sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional. Dengan tujuan utama koperasi yaitu meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperasi dapat menjadi penyangga dalam perekonomian anggotanya. Walaupun disamping itu banyak yang menganggap bahwa keberadaan koperasi terlihat samar dikarenakan apakah badan koperasi ini masih dimiliki oleh perorangan ataupun unit usaha yang dalam pelaksaannya banyak terjadi keganjilan. Tetapi kenyataannya koperasi dapat memberikan manfaat manfaat yang luar biasa yaitu dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan terutama di Indonesia. Jadi kalau Koperasi dapat dikelola dengan baik, jelas, terbuka, dan sukarela atas asas kekeluargaan maka koperasi yang berjalan akan dapat memenuhi tujuan utamanya. Peran pemerintah dalam mengembangkan koperasi ini juga tidak kalah penting. Mulai dari pemerintah yang dapat mendukung perannya dalam koperasi ini masuk ke berbagai kota-kota besar maupun daerah terpencil pun dengan pembinaan yang baik, dan jelas serta dapat dikelola dengan sangat baik niscaya Koperasi Sebagai Sokoguru Perekonomian Indonesia tidak hanya sekedar pernyataan manis saja tapi itu benar-benar bisa dibuktikan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wajah Perekonomian Indonesia saat ini

Ekonomi indonesia saat ini optimis pertumbuhan ekonomi yang meningkat.dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional yang semakin meningkat kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan kita pada negara lain. dengan pendapatan nasional per tahun indonesia mampu memberikan kemajuan.ekonomi makro yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi saat ini.salah satu pertumbuhan ekonomi itu dapat dilihat dengan permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi.

Di lihat dari sedikit perekonomian makro dibidang perbankan ini dapat kita rasakan pertumbuhan ekonomi itu meningkat.Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan I-2011 masih akan tumbuh tinggi, yakni di kisaran 6,4 persen. Sehingga, sepanjang tahun ini, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh di kisaran 6-6,5 persen.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi XI (membidangi keuangan dan perbankan) DPR, Senin (14/2). “Prospek perekonomian ke depan akan terus membaik dan diperkirakan akan lebih tinggi,” kata Darmin.

Dia mengatakan, permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi, juga akan tumbuh pesat. Ia menambahkan, Indonesia sudah melalui tantangan yang di 2010. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di tahun lalu, yakni 6,1 persen, akan mempermudah mencapai target pertumbuhan di 2011. Meski demikian, inflasi tinggi masih akan menjadi tantangan serius di tahun ini.

1. Kekuatan
Indonesia berpotensi menjadi bagian dari sepuluh besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2025, kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa.

"Peluang kita besar, dari studi McKinsey dan potensi-potensi yang ada menunjukkan bahwa Indonesia pada 2025 berpeluang jadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia," katanya dalam Rakornas DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Denpasar, Bali, Sabtu.

Ia mengatakan, pendapatan per kapita Indonesia saat ini mencapai 3.800 dolar AS dan Indonesia menduduki peringkat 17 dalam daftar negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Pada tahun 2025 mendatang, Hatta memperkirakan, masyarakat kelas menengah Indonesia akan mencapai 135 juta jiwa dengan pendapatan per kapita tinggi dan tingkat konsumsi 1,8 triliun dolar AS.

Ia juga mengatakan bahwa Indonesia punya modal sumber daya alam dan sumber daya manusia besar yang harus diolah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Kuncinya, berhentilah menjual bahan mentah," katanya.

2. Kelemahan
Direktur Jenderal (Dirjen) World Trade Organization (WTO) Pascal Lamy mengatakan, kelemahan sistem ekonomi di negara berkembang saat ini, tidak didukung oleh kebijakan politik yang baik (governmet policy). Hal itu, menurutnya, bisa dilihat dari usia pertama globalisasi yang berantakan karena tidak ada tanggapan politik yang efektif. "Jadi kelemahan mendasar dalam ekonomi hari ini ada di fundamental politik," katanya dalam Panglaykim Memorial Lecture 2011, di Jakarta, Selasa (14/6/2011). Indonesia, kata Pascal, lebih beruntung dibandingkan negara berkembang lainnya. Indonesia bahkan diakui bisa mengatasi dampak krisis, tidak terpengaruh krisis global dan itu telah diakui oleh negara-negara di dunia. Namun kata dia, ketika dunia telah berkembang menjadi lebih terintegrasi, garis kebijakan pemerintah menjadi kabur dan membuat kebijakan menjadi lebih kompleks. Dikatakan Pascal, isu-isu ekonomi saat ini, dibayani oleh pergeseran pola perdagangan, tumbuhnya pusat-pusat produksi baru dan persaingan arus keuangan (volatile) dan nilai tukar, jika tidak didukung oleh kebijakan pemerintah yang tepat, akan membuat ekonomi stagnan. "Perdagangan hari ini, tidak mencerminkan realitas arus perdagangan," kata dia. Sedangkan untuk negara miskin kata Pascal, upaya untuk mengintegrasikan negara-negara miskin ke dalam ekonomi global harus fokus pada tantangan yang kompleks. Di antaranya peningkatan kapasitas nasional, membantu negara-negara miskin tersebut dengan modal agar bisa membantu diri mereka sendiri, bukan hanya memastikan bahwa mereka sesuai dengan aturan-aturan perdagangan atau keuangan. Sebuah tantangan yang lebih besar dibidang ekonomi, lanjut Pascal, bagaimana membuat legitimasi sistem global bisa berjalan lebih baik dan bisa mencerminkan harapan masyarakat


3. Kesempatan
Banyak negara diprediksi mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi lantaran terjadi krisis global. Meski demikian, Indonesia diperkirakan memiliki potensi yang baik untuk bangkit dan berkembang. Pasalnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang bertumbuh signifikan. CEO MNC Group Hary Tanoesudibjo (HT) mengatakan, saat ini Indonesia sedang diuntungkan atas krisis global yang berdampak pada negara-negara maju. Hal ini merupakan kesempatan Indonesia untuk berkembang dan memanfaatkan situasi ini semaksimal mungkin.

"Ini adalah momentum yang tepat untuk bangkit, kita dalam posisi baik, mengingat banyak negara yang pertumbuhan ekonominya mulai turun di tahun ini karena dampak krisis global," ujar HT, saat Acara Indonesia Young Leaders Forum II 2013, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (18/4/2013).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dengan adanya kesempatan ini, menjadi momentum Indonesia untuk bangkit dengan mengatasi permasalahan-permasalahan yang saat ini merupakan jadi penghambat, dalam meningkatkan nilai perekonomian di Indonesia.

"Dengan cara membenahi SDM kita. Kita harus sadar, bahwa anak bangsa banyak hal yang harus dibenahi, seperti membenahi anak-anak SMU yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dan putus sekolah, lalu juga anak SMP yang tidak lanjut ke SMU," jelas dia.

Dia menilai, jika memang kita bisa membenahi ini semua maka SDM di Indonesia yang saat ini tersedia sangat banyak sekali bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin yaitu dengan tujuan agar bisa mendukung laju perekonomian Indonesia. "Kita sama sekali tidak kurang untuk SDM namun kita juga harus mengatasi permasalahan SDM yang saat ini ada di Indonesia," tambahnya. Selain membenahi SDM, dia berpendapat Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Indonesia harus dikelola dengan bijak. Menurutnya, dalam penggunaannya tidak maksimal dan lebih cenderung disia-siakan.

"SDA kita itu sangat luar biasa, kita bicara daerah kita, itu sangat luas tanahnya sangat subur dan baik untuk jangka panjang, paling tidak itu bisa kita eksplore jika memang dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, kalau ini bisa dimaksimalkan itu menjadi nilai plus untuk pertumbuhan perekonomian kita," ucapnya.

Dia menekankan, dengan diadakannya acara Indonesian Young Leader Forum II 2013 yang diselenggarakan Hipmi, diharap bisa memperbaiki struktur permasalahan ekonomi yang ada di Indonesia, mulai dari SDM atau SDA sekalipun.


4. Ancaman
Pengamat ekonomi dari LIPI, Latif Adam, mengatakan setidaknya ada empat ancaman yang menghadang pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan yaitu politik, inflasi, krisis global, dan hubungan industrial.

"Tahun depan adalah tahun politik, yang akan mengurangi gerak menteri ekonomi yang berasal dari partai politik," katanya pada forum diskusi kelompok (FGD) tentang prediksi isu ekonomi yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Rabu.

Ia mengkhawatirkan para menteri ekonomi yang berasal dari partai politik mulai tidak fokus dalam bekerja membangun perekonomian nasional, karena ada kepentingan politik di dalamnya.

"Kalau sampai kacau balau seperti itu, kita sulit mencapai pertumbuhan 6,5 persen tahun depan," ujarnya.

Latif juga mengkhawatirkan penurunan pertumbuhan ekonomi China yang berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data IMF, kata dia, bila pertumbuhan ekonomi China turun satu persen, akan berpengaruh pada penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,5 persen. Padahal dalam beberapa tahun terakhir China terus menurunkan pertumbuhan ekonominya, sehingga tahun ini diprediksi hanya 7-8 persen.

"Kondisi itu terjadi karena interaksi perdagangan Indonesia yang semakin besar dengan China, serta investasi China yang semakin banyak di Indonesia," kata Latif.

Ia juga menyoroti hubungan industrial yang memburuk, dengan banyaknya aksi demonstrasi buruh. Menurut Latif, pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan hubungan buruh-pengusaha, terkait masalah upah, tenaga alih daya.

"Harus ada terobosan, bila tidak akan menjadi kerikil pertumbuhan ekonomi tahun depan," ujarnya. 

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 6,5 sampai 6,8 persen tahun 2013. Ancaman lainnya, menurut Latif adalah kenaikan inflasi akibat depresiasi, gejolak pangan, kebijakan subsidi, dan kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). Ia memperkirakan Inflasi tahun 2013 berkisar pada angka 5,5 - 6,5 persen. Sementara itu, pengamat ekonomi lainnya, Aviliani mengatakan pada 2013 paling aman bagi pemerintah melakukan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tidak terjadi lonjakan inflasi bila harga BBM bersubsidi dinaikkan.

"Bila pembatasan BBM diberlakukan, inflasi hanya akan naik satu persen," ujarnya. Selain itu, resiko politik dari pembatasan BBM bersubsidi lebih kecil, dibandingkan pemerintah memilih kenaikan harga BBM.

Diakuinya hal itu akan mendorong kenaikan defisit APBN pada 2013, karena kuota BBM bertambah sementara harga tetap. Untuk itu ia mengusulkan agar pemerintah mendorong pajak pendapatan, namun menghapus pajak untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar tetap terjadi peningkatan pendapatan masyarakat. Sedangkan pengamat ekonomi dari Atma Jaya A Prasetyantoko mengatakan pada 2013 relatif ekonomi Indonesia aman, karena likuiditas dari luar terutama Uni Eropa yang sedang menghadapi krisis dan Amerika Serikat yang ekonominya melambat, akan tetap masuk ke Indonesia.

"Likuiditas tersebut harus dikelola, karena bila tidak ada resikonya," ujar dia.

Menurut dia, di tengah krisis Eropa dan perlambatan ekonomi Amerika Serikat, Indonesia bisa mengambil kesempatan untuk melakukan peningkatan daya saing dan memantapkan struktur pengembangan industri agar bisa bersaing lebih kuat ketika ekonomi Eropa dan AS pulih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Siapkah koperasi menghadapi era globalisasi saat ini ?

Kata globalisasi sebenarnya merupakan serapan dari bahasa asing yaitu bahasa Inggris globalization. Kata globalization sendiri sebenarnya berasal dari kata global yang berarti universal yang mendapat imbuhan -lization yang bisa dimaknai sebagai proses. Jadi dari asal mula katanya, globalisasi bisa diartikan sebagai proses penyebaran unsur-unsur baru baik berupa informasi, pemikiran, gaya hidup maupun teknologi secara mendunia.

Globalisasi diartikan sebagai suatu proses dimana bata-batas suatu negara menjadi semakin sempit karena kemudahan interaksi antara negara baik berupa pertukaran informasi, perdagangan, teknologi, gaya hidup dan bentuk-bentuk interaksi yang lain.

Globalisasi juga bisa dimaknai sebagai proses dimana pengalaman kehidupan sehari-hari, ide-ide dan informasi menjadi standar di seluruh dunia. Proses tersebut diakibatkan oleh semakin canggihnya teknologi komunikasi dan transportasi serta kegiatan ekonomi yang merambah pasar dunia.
Seperti dua mata koin yang berbeda, globalisasi menawarakan keuntungan yang sangat besar dalam kemajuan perekonomian suatu negara tapi disisi lain ada juga damapak negatif yang ditimbulkan seperti lunturnya budaya luhur karena seruban budaya baru dari luar.

Globalisasi tampaknya telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Kita tidak dapat melepaskan diri dari globalisasi. Siap atau tidak siap kita harus tetap berhadapan dengan globalisasi. Namun, arus globalisasi tidak selamanya berdampak positif tapi juga bisa berdampak negatif pada diri kita. Oleh karena itu, kita harus mempunyai penyaring supaya kita bisa menghadapi globalisasi dan kita tidak terlindas oleh jaman.


Koperasi di Era Globalisasi
Dalam menghadapi era globalisasi ekonomi, para pelaku usaha khususnya koperasi dan UMKM harus bersikap reaktif dan atisipatif dalam menghadapi globalisasi ekonomi, bukannya mengeluh dan mengatakan bahwa kita belum siap menghadapi globalisasi tanpa adanya usaha dan kerja keras. Karena mengeluh bukan merupakan jalan keluar dari suatu ancaman globalisasi.
Keberadaan beberapa koperasi telah dirasakan peran dan manfaatnya bagi masyarakat, walaupun derajat dan intensitasnya berbeda. Setidaknya terdapat tiga tingkat bentuk eksistensi koperasi bagi masyarakat (PSP-IPB, 1999) :
Berikut ini adalah ringkas langkah koperasi untuk menghadapi era-globalisasi

1. Dalam menjalankan usahanya, pengurus koperasi harus mampu mengidentifikasi kebutuhan kolektif anggotanya dan memenuhi kebutuhan tersebut. Proses untuk menemukan kebutuhan kolektif anggota sifatnya kondisional dan lokal spesifik. Dengan mempertimbangkan aspirasi anggota-anggotanya, sangat dimungkinkan kebutuhan kolektif setiap koperasi berbeda-beda.

2. Adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.

3. Kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi. Disamping kerja keras, figur pengurus koperasi hendaknya dipilih orang yang amanah, jujur serta transparan.

4. Membagi koperasi menurut beberapa sektor : koperasi produsen atau koperasi yang bergerak di bidang produksi, koperasi konsumen atau koperasi konsumsi, dan koperasi kredit dan jasa keuangan.


5. Pemahaman pengurus dan anggota akan jati diri koperasi, pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip gerakan koperasi harus dijadikan point penting karena hal itu yang mendasari segala aktifitas koperasi. Aparatur pemerintah terutama departemen yang membidangi masalah koperasi perlu pula untuk memahami secara utuh dan mendalam mengenai perkoperasian.

6. Kegiatan koperasi bersinergi dengan aktifitas usaha anggotanya.

7. Koperasi produksi harus merubah strategi kegiatannya dengan mereorganisasi kembali supaya kompatibel dengan tantangan yang dihadapi.

Harapan dan Kecemasan akan Globalisasi
Globalisasi menggambarkan sebuah proses percepatan interaksi yang luas dalam bidang politik, teknologi, ekonomi, social dan budaya. Dilihat dari kacamata ekonomi, esensi globalisasi pada dasarnya adalah peningkatan interaksi dan integriitas di dalam perekonomian baik di dalam maupun antar Negara yang meliputi aspek-aspek perdagangan, investasi, perpindahan factor-faktor produksi dalam bentuk migrasi tenaga kerja dan penanaman modal asing, keuangan dan perbankan internasional serta arus devisa (Mahmud Toha, 2002).

Peluang dan Tantangan Koperasi Dalam Era Globalisasi
Usaha kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) yang biasanya dianggap tidak penting dan disepelekan justru sebagaian besar dapat eksis dalam menghadapi badai krisis. Sebagai contohnya banyak peluang pasar yang semula tertutup sekarang menjadi terbuka. Contohnya, akibat mahalnya harga obat yang sebagaian besar masih harus diimpor, produsen jamu yang membentuk koperasi mendapatkan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasarnya. Seandainya globalisasi benar-benar terwujud sesuai dengan terjadinya pasar bebas dan persaingan bebas, maka bukan berarti tamatlah riwayatnya koperasi justru peluang koperasi untuk tetap berperan dalam perekonomian nasional dan internasional terbuka lebar asal koperasi dapat berbenah diri menjadi salah satu pelaku ekonomi (badan usaha) yang kompetitif dibandingkan pelaku ekonomi lainnya

Langkah-langkah Antisipasi Koperasi Dalam Globalisasi
Sektor-sektor usaha kecil di Indonesia perlu diberi kesempatan untuk berperan lebih banyak dalam bidang ekonomi di Indonesia. Keistemewaan koperasi tidak dikenal adanya majikan dan buruh serta tidak ada istilah pemegang saham mayoritas. Semua anggota berposisi sama dengan hak suara sama. Oleh karena itu, apabila aktivitas produksi yang dilakukan koperasi ternyata dapat member laba financial, semua pihak akan turut menikmati laba tersebut. Untuk mengembangkan koperasi masih banyak hal yang perlu dibenahi baik di sisi ubternal maupun eksternal. Di sisi internal dalam tubuh koperasi masih banyak hal-hal yang merugikan. Misalnya yang paling berbahaya adalah penyalahgunaan koperasi sebagai wahana social politik. Parahnya lagi para pengurus koperasi kadangkala merangkap jabatan biropkratis , politis atau jabatan kemasyarakatan sehingga terjadi konflik peran. Konflik yang berlatarbelakang nonkoperasi dapat terbawa ke dalam koperasi sehingga mempengaruhi citra koperasi. Dari sisi eksternal, terdapat semacam ambiguitas pemerintah dalam konteks pengembangan koperasi karena sumber daya dan budidaya lebih dialokasikan untuk mengurangi konflik-konflik social politik, maka agenda ekonomi konkret tidak dapat diwujudkan. Koperasi jadi impoten, dimana fungsi sebagai wahana mobilisasi tidak dan perjuanganperekonomian rakyat kecil tidak berjalan.




A. KEKUATAN

Pertahanan ekonomi Indonesia memang layak mendapat pujian, karena pertumbuhan relatif stabil meski kondisi perekonomian global melesu. ketahanan fiskal di Indonesia yang kuat saat ini membuat stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah krisis global yang menghantam negara-negara berkembang lainnya di kawasan Asia. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Indonesia berpotensi sebagai negara pemimpin dunia.  Selain itu, kuatnya fundamental ekonomi tersebut didukung dengan besarnya konsumsi domestik. Kondisi itu dapat menjadi pemikat negara-negara lain untuk terus berinvestasi di Indonesia. "Ini semua membuat Indonesia mempunyai kesempatan untuk terus berkembang, bahkan menjadi salah satu pemimpin dalam pertumbuhan ekonomi dunia, Derasnya investasi asing yang menyerbu ASEAN akan dapat dimanfaatkan Indonesia sebagai negara paling besar di kawasan itu. Indonesia memiliki berbagai sektor unggulan yang masih bisa dikembangkan di hilir ataupun hulu, seperti otomotif, perbankan, telekomunikasi, semen, ritel, jalan tol, perkebunan, kawasan industri, dan properti. Lagipula, Indonesia telah pulih dari krisis ekonomi 1998. Fundamental ekonomi dan politik saat ini telah kuat dan berada di jalur untuk menjadi negara maju. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Indonesia berpotensi sebagai negara pemimpin dunia. Terutama, tentang satu hal, karena stabilitas ekonomi dan politik yang baik.

B. KELEMAHAN

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan perekonomian Indonesia ke depan sebenarnya sangat menjanjikan bagi investor baik domestik maupun asing. Namun Kadin melihat masih ada kelemahan perekonomian yang perlu dibenahi.Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia mengatakan, perekonomian Indonesia yang menjanjikan tersebut dibuktikan dengan investasi yang masuk, tingkat konsumsi masyarakat yang berkembang dan dunia usaha yang bergairah."Tapi masih ada beberapa kelemahan struktur ekonomi Indonesia yang perlu dibenahi kini," kata Anindya di Menara Kadin Jakarta, Rabu (6/3/2013).
kelemahan ekonomi Indonesia itu di defisit neraca perdagangan. Saat ini akibat impor yang lebih besar dari ekspor maka hal tersebut membuat neraca perdagangan Indonesia makin defisit. Apalagi impor yang terbesar dari minyak dan gas (migas).
Di sisi lain, menyoroti subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat yang sebenarnya malah tidak tepat sasaran. Saat ini subsidi anggaran BBM malah dinikmati oleh orang kaya.
"Imbasnya, defisit dan tekanan impor migas yang tinggi itu menyebabkan pelemahan nilai tukar rupiah," tambahnya.Imbasnya lagi, anggaran yang sebenarnya untuk infrastruktur malah terabaikan. Dalam beberapa bulan terakhir ini tidak ada perbaikan kebijakan pemerintah sehingga permasalahan yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah tidak bisa diselesaikan."Akibat struktur fiskal yang lemah seperti ini dan telah mengalami defisit, maka pengeluaran untuk kebutuhan infrastruktur menjadi tidak maksimal," tambahnya.Padahal investor asing saat berniat berinvestasi di Indonesia tentu akan melihat birokrasi hingga sisi infrastrukturnya. Jika tidak bagus, maka investor asing tersebut akan hengkang dari Indonesia.

C. KESEMPATAN

Seperti telah diramalkan secara luas, dewasa ini Indonesia memiliki kemampuan potensial untuk meraih tempat dari posisi ke-17 ke tempat ke-7 di dunia. Demikian pula Indonesia akan mengambil peranan penting pula dalam transformasi dunia. Berkenaan dengan itu, Indonesia harus menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang berat dan peluang yang indah. Koeberle menuturkan, Indonesia bisa meningkatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dengan membuat kebijakan yang tepat. Arus urbanisasi yang tinggi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat dengan menyediakan lapangan kerja yang berkualitas.

Artinya, dia menjelaskan, pemerintah harus membuka lapangan kerja sebanyak mungkin untuk memberdayakan jumlah angkatan kerja yang makin hari kian meningkat jangan makin hari kian berkurang dan jumbalah pengangguan di Indonesia semakin meningkat.

D.  ANCAMAN

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menyebutkan bahwa terdapat tiga ancaman yang berpotensi mengganggu perekonomian nasional yaitu inflasi, peningkatan harga pangan, dan kenaikan harga minyak.
sSaya tidak melihat bahwa ada sesuatu yang mengakibatkan perekonomian kita akan mengalami overheating, namun kita harus mewaspadai ancaman dari tiga hal.

"Sebetulnya tidak. Pertumbuhan kita 6,1 persen kemarin (2010), sekarang (2011) kita set 6,4 persen, dan mungkin outlooknya menjadi 6,6 persen. Itu masih dalam kisaran normal.
Mengenai kemungkinan inflasi yang meningkat,Kondisi itu juga terjadi di negara-negara lain, seperti yang dilaporkan oleh Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Dikatakan oleh IMF dan Bank Dunia itu menjadi satu kewaspadaan kita. Inflasi harus kita waspadai terus menerus.
Ia mengemukakan, ancaman lain yang juga diwaspadai adalah kecenderungan meningkatnya harga pangan di pasar internasional akibat perubahan iklim, yang juga akan berdampak kepada Indonesia.

Terkait harga minyak yang meningkat sejak Desember 2010 hingga Maret 2011, rata-rata harga minyak mentah Indonesia sudah mencapai 102 dolar Amerika Serikat (AS) per barel, padahal asumsi dalam APBN 2011 hanya 80 dolar AS per barel.

"Kita harus mewaspadai juga perkembangan harga minyak, di satu sisi kita kurang begitu beruntung karena tidak bisa memanfaatkan harga yang tinggi karena lifting/produksi kita pun nampaknya tidak akan tercapai.
Pemerintah pesimistis target produksi minyak tahun 2011 mencapai 970.000 barel per hari akan tercapai. Pemerintah harus lebih realistis terhadap target itu karena selama 10 tahun terakhir, target lifting minyak tidak pernah tercapai.

Sementara itu, untuk tahun 2012 pemerintah memperkirakan lifting minyak bisa mencapai kisaran 960 ribu hingga 970 ribu barel per hari. Pemerintah juga melakukan kajian bahwa kemungkinan harga minyak pada tahun 2012 akan mencapai sekitar 90 hingga 95 dolar AS per barel.

Produksi minyak Indonesia pada 2012 diharapkan mulai meningkat dan diharapkan pada 2013 sudah mendekati satu juta barel per hari.
Kita beruntung karena kita mendapat cadangan-cadangan baru dan produksi gas kita terus meningkat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tata Cara Mendirikan Koperasi


PEMBENTUKAN KOPERASI


Sekelompok orang/masyarakat yang akan membentuk Koperasi wajib memahami pengertian, nilai dan prinsip-prinsip Koperasi.
Syarat-syarat yang harus dipenui dalam pembentukan Koperasi adalah :
1. Koperasi primer dibentuk dan didirikan oleh sekurang-kurangnya dua puluh orang yang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama.
2. Koperasi sekunder dibentuk dan didirikan oleh sekurang-kurangnya tiga badan hukum Koperasi.
3. Pendiri koperasi primer adalah warga negara Indonesia, cakap secara hukum dan mampu melakukan perbuatan hukum.
4. Pendiri koperasi sekunder adalah pengurus koperasi primer yang diberi kuasa dari masing-masing koperasi primer untuk menghadiri rapat pembentukan koperasi sekunder.
5. Usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi harus layak secara ekonomi, dikelola secara efesien dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi anggota.
6. Modal sendiri harus cukup tersedia untuk mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi.
7. Memiliki tenaga terampil dan mampu untuk mengelola koperasi.

Langkah-langkah dalam pembentukan Koperasi.

1. Rapat Persiapan
Sebelum diadakan rapat pembentukan koperasi, para pendiri wajib mengadakan rapat persiapan yang membahas semua hal yang berkaitan dengan rencana pembentukan koperasi meliputi antara lain penyusunan rancangan anggaran dasar/materi muatan anggaran dasar (AD), anggaran rumah tangga (ART) dan hal lain yang diperlukan untuk pembentukan koperasi. Dalam rapat persiapan pembentukan koperasi dilakukan penyuluhan koperasi oleh pejabat dari instansi yang membidangi koperasi kepada para pendiri.
2. Rapat Pembentukan
Rapat pembentukan koperasi primer dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua puluh orang pendiri, sedangkan rapat pembentukan koperasi sekunder dihadiri oleh sekurang-kurangnya tiga koperasi yang diwakili oleh orang yang telah diberi kuasa berdasarkan keputusan rapat anggota (RA) koperasi bersangkutan.
Rapat pembentukan koperasi dipimpin oleh seorang atau beberapa orang dari pendiri atau kuasa pendiri.
3. Rapat pembentukan dihadiri oleh pejabat yang berwenang.
Dalam rapat pembentukan dibahas antara lain mengenai pokok-pokok materi muatan anggaran dasar koperasi dan susunan nama pengurus dan pengawas yang pertama.
Anggara dasar memuat sekurang-kurangnya daftar nama pendiri : nama dan tempat kedudukan; jenis koperasi; maksud dan tujuan; bidang usaha; ketentuan mengenai keanggotaan, rapat anggota, pengurus, pengawas, pengelola, permodalan, jangka waktu berdirinya, pembagian sisa hasil usaha, pembubaran dan ketentuan mengenai sanksi.
Pelaksanaan rapat pembentukan koperasi wajib dituangkan dalam Berita Acara rapat pendirian koperasi atau notulen rapat pendirian koperasi.
Berita acara rapat pembentukan koperasi atau notulen rapat pembentukan koperasi ditandatangani oleh pimpinan rapat serta satu orang wakil anggota dan pejabat yang hadir sebagai saksi dalam rapat pembentukan.
Dengan adanya Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI No. 98/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang Notaris sebagai Pembuat Akta Koperasi, maka akta pendirian yang berisi anggaran dasar koperasi dapat dibuat oleh notaris yang telah memiliki sertifikat mengikuti pembekalan dibidang perkoperasian yang ditandatangani oleh Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan berkedudukan sesuai dengan domisili kantor koperasi yang bersangkutan.

PENGESAHAN AKTA PENDIRIAN KOPERASI

Para pendiri Koperasi atau kuasanya dapat mempersiapkan akta pendirian koperasi melalui bantuan Notaris pembuat Akta Koperasi.
Permintaan pengesahan tersebut diajukan dengan melampirkan :
1) Salinan akta pendirian koperasi yang dibuat oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi bermaterai cukup.
2) Berita Acara rapat pembentukan koperasi atau notulen rapat pembentukan koperasi.
3) Surat Kuasa.
4) Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar simpanan pokok dan simpanan wajib yang wajib dilunasi oleh para pendiri.
5) Neraca awal koperasi.
6) Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun ke depan dan Rencana Anggaran Belanja dan Pendapatan Koperasi.
7) Susunan Pengurus dan Pengawas.
8) Daftar hadir Rapat Pembentukan.
9) Daftar pendiri.
10) Untuk koperasi primer melampirkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dari para pendiri.
11) Untuk koperasi sekunder melampirkan Keputusan Rapat Anggota masing-masing koperasi pendiri tentang persetujuan pembentukan koperasi sekunder dan foto copy anggaran dasar masing-masing koperasi pendiri.
12) Daftar riwayat hidup dan pas foto para pengurus sebanyak dua buah ukuran 4 x 6
-          Pejabat yang berwenang wajib melakukan penelitian dan verifikasi terhadap materi anggaran dasar yang akan disyahkan.
Materi anggaran dasar tersebut tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Perundang-undangan lainnya.
-          Pejabat yang berwenang melakukan pengecekan terhadap koperasi yang bersangkutan untuk memastikan keberadaan koperasi tersebut terutama yang berkaitan dengan domisili/alamat koperasi, kepengurusan koperasi, usaha yang dijalankan dan keanggotaan koperasi.
-           Pelaksanaan penilaian dapat dilakukan bersamaan pada waktu penyusunan akta pendirian.
Dalam hal hasil penelitian dan pengecekan pejabat menilai koperasi tersebut layak untuk disahkan, maka pejabat mengesahkan akta pendirian koperasi tersebut.
-          Nomor dan tanggal Surat Keputusan Pengesahan Akta Pendirian Koperasi merupakan nomor dan tanggal perolehan status Badan Hukum Koperasi.
-          Surat Keputusan Pengesahan Akta Pendirian Koperasi disampaikan secara langsung kepada kuasa pendiri.
-          Surat Keputusan Akta Pendirian Koperasi yang diterbitkan oleh Pejabat ditingkat Propinsi dan Kabupaten/kota ditembuskan dan dikirimkan kepada Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANDAI AKU JADI MENTERI KOPERASI



Andai saya jadi Menteri Koperasi, ada banyak hal yang ingin saya lakukan untuk perubahan koperasi Indonesia ke arah yang lebih baik. Mengembangkan koperasi ke seluruh pelosok negeri sehingga seluruh masyarakat Indonesia mengenal dan mencintai Koperasi. Kita harus mengenal koperasi sehingga timbul rasa memiliki, karena dengan adanya rasa memiliki maka koperasi akan terus dijaga untuk berjalan dan dikembangkan karena koperasi adalah bagian dari detak kehidupan perekonomian di Indonesia.

Seperti halnya Menteri di departemen lainnya, Menteri bertugas sebagai koordinator dan regulator kebijakan publik di departemen yang dinaungi. Untuk itu, jika saya menjadi Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) RI, saya akan bertugas membantu Presiden untuk mengkoordinasikan perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan pemberdayaan Koperasi dan UMKM di Indonesia. Tugas Kementerian Koperasi dan UKM adalah merumuskan kebijakan dan mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan serta pengendalian pemberdayaan koperasi dan UMKM di Indonesia.

Langkah pertama yang akan saya lakukan sebagai Menteri Koperasi adalah sosialisasi dan edukasi mengenai tujuan koperasi itu sendiri. Saya akan membuka kesadaran masyarakat tentang peran kopersi sebagai lembaga yang dapat menjadi wadah pengembangan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Bukan hanya masyarakat kecil dan menengah saja yang perlu kita edukasi, tetapi juga masyarakat menengah ke atas termasuk pengusaha besar untuk bekerja sama dalam pengembangan dan membangkitkan kembali gerakan koperasi di Indonesia. Perlu adanya kerjasama banyak pihak disini. Bukan hanya tanggung jawab Pemerintah dalam menggerakkan geliat koperasi yang dulu sempat bergairah di jaman reformasi. Pemerintah tanpa masyarakat bukanlah apa-apa. Begitu juga sebaliknya. Disinilah peran kedua belah pihak sebagai pelaku dan sebagai pengontrol harus saling mendukung dan sejalan.

Setelah sosialiasi dan edukasi, saya dapat mengambil kesimpulan apa yang dibutuhkan masyarakat dan keinginan masyarakat serta bagaimana keadaan ekonomi yang sedang terjadi. Dengan berbekal pengetahuan itu, saya akan menyusun kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat. Jangan terlalu memberatkan masyarakat dalam membentuk koperasi atau mengelola koperasi dengan birokrasi yang berbelit-belit atau memberatkan. Kementrian koperasi hendaknya menjadi pelindung atau sebagai bapak dalam melindungi anak-anaknya. Maka perlu adanya kontrol secara rutin mengenai perkembangan dan bagaimana pergerakan yang terjadi dalam periode tertentu. Jika ada kemajuan, perlu adanya apresiasi pada Koperasi atau UKM yang yang berhasil atau memberi inspirasi kepada Koperasi dan UKM lainnya. Hal ini sudah dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia saat ini. Keberhasilan yang didapat oleh Koperasi atau UKM diapresiasi dengan diberi penghargaan dan juga bantuan dana untuk terus mengembangkan kegiatannya.

Apresiasi dalam bentuk seperti ini sangat efektif menstimulasi masyarakat untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Dan sekarang, sangat banyak generasi muda yang berhasil membuka usaha secara mandiri dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Kesadaran untuk berwirausaha sudah menyentuh sebagian masyarakat dan ini sangat berperan dalam mengurangi pengangguran karena unit-unit usaha yang dibangun mampu menyerap tenaga kerja. Kreativitas sangat diperlukan dalam berwirausaha. Pemerintah juga harus jeli melihat potensi masyarakat Indonesia yang sebenarnya sangat potensial. Untuk itu perlu adanya  edukasi untuk pengembangan kualitas dan peningkatan daya saing. Karena di era globalisasi ini, kita harus kuat dalam menghadapi persaingan yang terjadi di pasar. Pelatihan manajemen dan kepemimpinan, seminar, workshop dan lain-lain hendaknya dilakukan secara kontinu untuk terus menjaga ritme perkembangan agar tidak jalan ditempat atau bahkan mengalami kemunduran.
Tidak hanya itu, peningkatkan produktivitas, daya saing dan kemandirian koperasi dan UMKM di pasar dalam dan luar negeri harus menunjukkan eksistensinya. Jangan biarkan Koperasi dipandang sebelah mata. Koperasi yang digagas oleh pendahulu kita dulu mempunyai tujuan yang luar biasa dan dalam perjalanannya sudah menunjukkan andil yang luar biasa pula dalam perekonomian Indonesia. Tantangan kita adalah melanjutkan dan terus mengembangkan agar lebih baik dari waktu ke waktu.

Hal yang perlu diperhatikan lagi adalah menggerakkan kembali koperasi di pedesaan yang sempat berada di puncak kejayaan. Dimana masyarakat pedesaan bisa merasakan manfaat adanya koperasi. Masyarakat pedesaan yang mayoritas bermatapencaharian di sektor pertanian, perkebunan, ataupun peternakan, bisa menjual hasil produksinya ke KUD (Koperasi Unit Desa). Yang sangat disayangkan saat ini KUD yang berada di pedesaan tidak lagi sebanyak dulu. Padahal KUD sangat bermanfaat bagi masyarakat di desa dan harga komoditas yang diperdagangkanpun cukup stabil. Karena jangan sampai petani merugi karena permainan harga dari para oknum tengkulak.  Peran swasta menjadi tantangan baru bagi lahirnya pesaing-pesaing usaha terutama KUD. Meskipun KUD harus berjuang untuk menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi, namun sumbangan terbesar KUD adalah keberhasilan peningkatan produksi pertanian terutama pangan, disamping sumbangan dalam melahirkan kader wirausaha karena telah menikmati latihan dengan mengurus dan mengelola KUD. 
.
Menjadi Menteri Koperasi maka sesungguhnya adalah menjadi pelayan bagi masyarakat. Maka saya akan berusaha memberikan pelayanan publik yang baik. Dalam melayani masyarakat, Pemerintah dituntut untuk cepat dan tepat serta tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Dengan begitu, akan ada komunikasi yang baik antara Pemerintah dan masyarakat sebagai pelaku ekonomi. Kebijakan yang tidak sesuai dengan perkembangan ekonomi bisa secepatnya dipelajari dan dicari solusinya. Sehingga adanya keterbukaan yang guna  menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

Mengembangkan jaringan kerja koperasi dapat memeperkuat kemampuan dalam berbisnis, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas misi sosial. Salah satu contohnya ialah dalam program penyaluran kredit usaha baik untuk petani, pedagang kecil atau industri seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) jangkauannya diperluas yang sudah dijalankan oleh Kementrian Koperasi saat ini. Dalam menghadapi persaingan, koperasi harus melakukan strategi-strategi yang umum dilakukan oleh perusahaan-perusahaan modern (non-koperasi) seperti penggabungan dua atau lebih koperasi, akuisisi, atau kerjasama, tidak hanya antar koperasi tetapi juga dengan perusahaan-perusahaan non-koperasi; diversifikasi produksi, spesialisasi, penerapan teknologi informasi, terutama untuk manajemen operasi dan komunikasi elektronik dengan pembeli dan pemasok. Dalam hal ini Pemerintah bisa memfasilitaskan upaya-upaya tersebut.

Program-program diatas merupakan program yang efektif dalam kemajuan Koperasi di Indonesia. Bisa kita lihat saat ini sudah ada program One Village – One Product. Ini adalah program spesialisasi produk untuk meningkatkan kualitas suatu produk. Sebuah desa hanya berkonsentrasi untuk memproduksi satu jenis produk dengan harapan kualitas produk yang dihasilkan berkualitas tinggi. Ini akan meningkatkan harga jual produk tersebut dan meningkatkan penghasilan petani. Tanah Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam pertanian, perkebunan ataupun peternakan. Begitu juga dengan produk lain seperti handycraft. Hal ini dapat meningkatkan ekspor produk-produk Indonesia di pasar internasional.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS